Sukses Di Gelar Di Indonesia, Ini Cerita Menarik Di Balik Asian Games 2018

Asian Games yang berlangsung pada 2018 lalu memang sukses memukau banyak orang. Bahkan, banyak media luar negeri yang menyatakan kekaguman mereka pada Asian Games 2018 lalu https://www.kompasiana.com/advertorial/5c3c54a9677ffb34f56b1e1b/berbagai-venue-asian-games-2018-di-palembang. Indonesia berhasil memberikan persembahan terbaik pada Asian Games 2018 lalu. Berbagai aspek dibuat semaksimal mungkin untuk menunjang Asian Games 2018. Bahkan, venue asian games 2018 juga berhasil menarik perhatian banyak orang.

Indonesia dinilai berhasil dalam menyelenggarkan Asian Games 2018 lalu. Ada banyak pujian yang dilontarkan pada suksesnya Asian Games 2018. Asian Games 2018 sendiri mendatangkan kontingen dari 45 negara Asia yang akan bertanding dalam 40 cabang olahraga, dan 450 even untuk memperebutkan medali.

Ketika detik menjelang pembukaan acara besar ini beberapa waktu yang lalu, Anda pasti telah melihat logo Asian Games yang telah dipajang di mana-mana untuk promosi dan menarik orang. Ada kisah filosofis di balik logo ini. Logo utama ini mencerminkan stadion utama Bung Karno yang dilihat dari atas. Selain itu, elemen matahari ditambahkan, yang berarti sumber energi dengan cahaya yang menyebar ke delapan arah angin. Tidak hanya itu, sebagai pengingat akan keanekaragaman Indonesia, tiga maskot utama diperkenalkan; Burung Cendrawasih, Badak, dan Rusa. Harapannya adalah semua simbol ini dapat melebur menjadi energi untuk setiap kontingen yang bersaing, dan Indonesia dapat berhasil di Asia.

Berbeda dengan pertunjukan sebelumnya, Asian Games secara resmi menambahkan 10 olahraga baru; rollersport, jembatan, basket 3 on 3, jet ski, jiu jitsu, sambo, kurash, paralayang, panjat tebing, dan kebanggaan Indonesia, pencak silat.

Sebagai tuan rumah, Indonesia juga memiliki tantangan lain. Indonesia harus bersaing dengan 44 negara di Asia dan menargetkan 10 besar, dengan 15 medali emas. Pada Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, kontingen Indonesia hanya menempati urutan ke 17 dari 37 negara dengan total 20 medali (4 emas, 5 perak, 11 perunggu). Negara pesaing berat Indonesia adalah Cina, Korea Selatan, Korea Utara, Jepang dan Taiwan. Dan kemudian dari Timur Tengah, ada Iran, Kazakhstan, dan Qatar. Di Asia Timur, ada India dan di ASEAN ada Thailand, Malaysia, Vietnam dan Singapura.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *